DOA DAN TAWAKAL

 

 photoz079.jpg

Tawakkal kepada Allah adalah menyerahkan segala urusan kepada-Nya, bersandar kepada-Nya, memohon pertolongan-Nya, dengan penuh keyakinan bahwa Allah akan memberikan poertolongan kepada hamba-Nya yang menegakkan agama-Nya dengan tanpa sedikitpun meragukan kekuasaann-Nya. Hanya kepada Allahlah kita bertawakkal.”Dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup (kekal). Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa hamba-hamba-Nya.” (Q.S. Al-Furqon: 58). “….Dan hanya kepada Allah saja hendaknya orang-orang mukmin bertawakkal.” (Q.S. Ibrohim:11). “….Kemudian, apabila kamu telah membulatkan tekat, maka hendaknya berserah diri kepada Allah”. (Q.S. Aali Imron:159). “Dan barang siapa yang bertawakkal kepada Allah, maka Dialah yang mencukupinya”. (Q.S. ath-Thalaq:3).

Bertawakkal kepada Allah juga berarti mengetahui bahwa kita telah berlindung kepada golongan yang beruntung: “Ketahuilah, bahwa sesungguhnya hizbullah (golongan Allah), itulah golongan yang beruntung.” (Q.S. Al-Mujadilah:22)

Dalam perang badar, Rasulullah senantiasa beribadah di tengah malam, berdo’a dan memohon seraya menyerahkan segala kemenangan hanya kepada Allah. Sampai-sampai selendang beliau jatuh dari pundaknya. Melihat hal itu, Abu Bakar meminta Rasulullah untuk beristirahat, “Wahai Rasulullah, kiranya sudah cukup engkau berdo’a kepada Allah.” Tetapi Rasulullah lebih tahu dan lebih dekat kepada Allah. Beliau mengetahui orang yang paling dekat kepada Allah adalah orang yang giat memohon kepada Allah, dan setelah itu menyerahkan segala urusan hanya kepada-Nya.

Maka Rasulullah memohon kepada Allah: “Ya Allah, berikanlah kemenangan yang Engkau janjikan kepadaku. Ya Allah, binasakanlah kelompok para musuh Islam, karena kalau mereka tidak dibinasakan, niscaya tidak akan lagi yang akan menyembah-Mu setelah hari ini di muka bumi.” (HR. Muslim).

Do’a Rasulullah langsung dikabulkan oleh Allah dan Allah memberikan kemenangan dalam pertempuran. Allah berfirman: “(Ingatlah) ketika kamu memohon pertolongan kepada Robbmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu, ‘Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut.” (Al-Anfal:9) “ Ya Allah, yang menjalankan langit, penolong pasukan, yang menurunkan al-Qur’an, kalahkanlah mereka dan berilah kami kemenagan.” (HR. Muslim).

Dan Allah menyebut para wali-Nya di medan pertempuran:

“Tidak ada do’a mereka selain ucapan, “Ya Rabb kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami, dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami atas kaum kafir.” (Q.S. Aali Imron: 147).

Jadi, tatkala orang Islam menyerahkan segala urusan hanya kepada-Nya satu yang tidak boleh terlupakan yaitu berdoalah kepada_Nya dengan kesungguhan rasa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: